Airmata di pagi hari

Sejenak aku putuskan tentang kedekatan ini. Tentang semua kisah singkat yang telah berlalu. Aku ingin semuanya terjaga rapi. Biarkan selanjutnya tetap menjadi rahasia Ilahi, biarkan waktu yang menjawab do’a yang kita panjatkan, biarkan es krim itu menjadi rahasia waktu, biarkan masa depan kita menjadi penantian dari jawaban do’a kita.

Maafkan aku, yang setiap hari mengganggu hidupmu. Padahal belum pantas diri ini dekat denganmu.

Maafkan aku, yang kadang mengharapkanmu. Padahal diri ini tidak layak denganmu.

Biarkan jarak ini menjaga kita, selagi kita bukan siapa siapa.

Teras Rumah

Jum’at, 2 Desember 2016

Bintara, Bekasi Barat

Bekasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s