Pensiun Mini di Usia 30 Tahun

Tersisa 10 tahun lagi untuk menuju usia kepala 3 jika dihitung dari sekarang. Yang mana akan jatuh di tahun 2028, menjadi suatu checkpoint tersendiri bagi saya.

Membaca judulnya mungkin teman-teman membayangkan hal yang menyenangkan, dan yang enak-enak. Seperti sudah tidak lagi memikirkan pekerjaan, waktu luang yang begitu banyak, bisa pergi kemana pun kapan saja, dan bayangan yang indah indah lainnya.

Semua ada masanya.

Jika ada kilas baliknya 10 tahun terakhir, saya menyadari waktu memang begitu cepat berlalu. Mengukur dari keterbiasaan saya dengan hobi yang mungkin 9 tahun lalu saya tekuni, membuat tampilan web di mobile dan di hosting di xtgem.com. Saat itu saya sedang duduk di bangku smp kelas 2. Pagi siang malam, di kamar di dapur dan di kelas, dulu saya sudah memikirkan bagaimana membangun suatu tampilan web meski kala itu masih hanya pakai html + css dan isi atau kontennya statis.

Setahun kemudian, semua berubah drastis ketika game online dan warnet warnet mulai menjamur di berbagai daerah. Kesenangan saya mulai teralihkan dengan game bergenre FPSPoint Blank saat itu. Seperti halnya sebelumnya, saya di warnet tidak kenal waktu, dan sangat totalitas dalam melakukannya. Bermain dari pulang sekolah, sampai larut malam. Bahkan nginep di warnet jika besoknya libur. Entah sudah berapa uang yang saya keluarkan waktu itu. Tidak apa-apa, saya tidak menyesalinya.

Hingga saat ini, semua yang saya lakukan benar-benar atas keinginan saya sendiri, bukan karena dorongan siapapun. Bahkan orang tua. Dan saya sangat berterima kasih pada papa mama yang sudah membiarkan saya mengambil langkah dan menjalaninya sendiri, serta mendukung dan mendoakannya.

Di saat sekarang, sudah bukan waktunya lagi saya bermain game dan membicarakan hal yang mungkin dapat memutar kembali waktuku ke masa lalu. Saya sudah terlalu puas dengan itu semua yang jika saya mainkan saat ini akan membuang waktu dengan percuma. Itu waktunya sudah dulu.

Yang saya bayangkan saat ini tentang 10 tahun mendatang adalah saya sudah mempunyai rumah di suatu desa, dekat dengan gunung, dan berhawa sejuk. Memiliki beberapa lahan pertanian. Memiliki peternakan sapi. Hidup saya sudah tidak lagi bergantung pada orang lain, juga memiliki banyak  orang yang bekerja untuk saya.

Saya melihat orang yang benar-benar hidup dan menikmati hidupnya yaitu seperti petani yang hidup di desa. Lihat saja, sehabis subuh mereka pergi ke sawahnya masing-masing, sampai agak menjelang siang kemudian istirahat, setelah itu melanjutkan lagi jika matahari sudah mulai tidak terik sampai sore tiba. Sore pulang dan hanya beberapa kali saja menggunakan waktu malamnya untuk mengurusi sawah.

Hidup yang jauh dari kebisingan, hiruk-pikuk dan ketergesa-gesaannya kota. Hidup yang benar-benar hidup. Menggunakan waktu siangnya untuk bekerja, petangnya untuk keluarga, dan malamnya untuk beristirahat.

Lalu apa yang harus saya lakukan saat ini?

Di usia yang baru menginjak kepala 2 ini, saya hanya ingin fokus untuk belajar, dari manapun. Terlebih tentang  belajar menjalani hidup. Karena saya tahu bakalan ada banyak rintangan yang menghadang di tengah jalan, akan banyak masalah dan godaan yang menerpa. Hanya saja belum sampai di tempatnya. Dengan kesadaran ini saya menyiapkan segala hal yang mungkin terjadi dengan belajar mengelola finansial, belajar berkomunikasi dari dan dengan orang lain yang sudah lebih tua dari saya. Mengambil petuahnya, menyerap pengalamannya dan mengikuti nasehatnya.

Saya ingin nantinya ada yang meneruskan saya, anak muda yang punya jiwa gerilya dengan semangat yang berapi api. Karena generasi akan terus bergantian. Dan generasi baru akan naik ke atas panggung. Saat dimana saya harus work for young people kata Jack Ma. Tidak mungkin saya akan ngoding terus sampai tua, semua ada batas dan titik baliknya. Karena itu saya suka berbagi, biar ilmunya mengalir, biar tidak keruh dan tetap jernih.

Hidup ini semuanya persiapan, mulai dari persiapan untuk hal kecil, hingga persiapan yang jika dibentangkan dari awal sampai akhir, hidup ini persiapan untuk hidup yang lebih kekal selanjutnya.

abis nonton film One Day Thailand
Jum’at, 20 Juli 2018
di Kamar Kos Sri Tanjung no 1
Gamping, Sleman
Yogyakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s