Sebaiknya Ada Bekasnya

abstract ancient antique area
Photo by Fancycrave.com on Pexels.com

Melakukan sesuatu tanpa suatu hasil atau ada bekasnya menurutku suatu kesia-siaan. Mending dipake tidur.

Terinspirasi dari co-worker ku yang tiap hari betah banget duduk di kursi, sambil mendesain. Bahkan biasanya datang lebih awal dari aku, mendesain sampai malam dan hasilnya dia juga bikin sesuatu untuk dirinya sendiri yang dipost di instagram.

Dalam budgeting, sayang kalo uang kita menguap begitu saja tanpa ada bekasnya. Bukan berarti kita harus terus membeli barang. Digunakan buat traveling misalnya, bisa membekas diingatan bahkan dalam waktu lama (jika kamu fokus menikmati setiap perjalanan, bukan sibuk bikin story). Atau dipake buat sedekah, bekasnya apa? ketenangan jiwa.

Dalam hal belajar juga begitu, percuma kita belajar banyak hal tapi ngga ada yang membekas dari diri kita, ngga menjadikan kita lebih baik, kita cuma absorbing, tidak mempraktikkannya dan menghasilkan sesuatu buah dari yang kita pelajari.

Itulah kenapa tiap aku ngoding mininal ada yang dipush ke penyedia layanan git hosting, biar tau apa hasilnya. Biar tau bekas yang aku ketik di text editor. Juga tiap aku nulis harus sampe publish dan harus selesai sekali duduk, biar ngga percuma nulisnya. Itu sebabnya tulisanku meski masih kurang baik tetep aku publish, biar ada bekas dari hasil pemikiranku.

Cukup sudah, selamat berakhir pekan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s