Cukup Sepi yang Berucap

Tak pernah sekali ku mencoba untuk melihat ke belakang karena semua baik baik saja, nampaknya. Kalau diperumpamakan seperti secangkir kopi hangat-agak panas yang mengepul asapnya ke udara yang sejuk dengan segarnya embun. Seperti itulah, nampak baik baik saja. Lalu kenangan itu datang, menghampiri dan menyergapku, membawakan sejuta pesan yang dulu saling bertukar tak mengenal waktu … Continue reading Cukup Sepi yang Berucap

Tak Perlu Lagi Aku Mengungkap

Dahaga yang tertahan pasti akan hilang dengan datangnya maghrib. Sekali, coba berpikir lebih jernih, bahwa kita memang sedang menunggu kepastian. Menunggu yang nantinya akan datang, jauh kedepannya. Dengan juga agak dibentangkan masa dimana kita diharuskan menunggu. Tapi apakah itu semua sia-sia? Ku rasa tidak. Kebanyakan menyanggah, ada juga yang mengiyakan. Lalu kenapa? Kenapa Nabi adam … Continue reading Tak Perlu Lagi Aku Mengungkap

Kalo bisa dipersulit Kenapa dipermudah

Aku barusan menjalani 'sidang' karena kena tilang beberapa waktu silam (baca di postingan sebelumnya). Dan di surat tilangnya tertera tanggal sekarang untuk mengambil SIMku yang tertahan. Sesuai judul yang aku buat, aku tadi pagi berangkat dari rumah jam 8 menuju ke Pengadilan Negeri Bantul, dengan diantar temenku. Sampai disana dikasih tau petugas kalo disuruh masuk … Continue reading Kalo bisa dipersulit Kenapa dipermudah