Fun. dan Pandangan dalam Gaya Hidup

Image result for fun. band

Bicara tentang band favorit, bagi saya sampai saat ini masih tetap Fun. Band Indie asal New York ini saya kenal sekitar tahun 2010-2011 saat saya masih duduk di bangku SMP. Kenal lewat seorang teman yang sering menyayikan lagu soundtrack iklan chevrolet “We are young” kala bermain pointblank di warnet deket rumah.

Berawal dari satu lagu itu saya kemudian mencari lagu-lagu dalam album Some Nights tersebut, yang mana album Some Nights ternyata album kedua dari band Fun. yang pertama adalah Aim and Ignite.

Lewat lagu-lagu yang dimiliki Fun. yang sering saya putar dari jaman SMP-SMA saya sedikit-sedikit banyak mendapatkan pelajaran, tentang bagaimana memandang hidup yang nothing (without love).

Setiap kisah yang saya lalui semasa sekolah, selalu dihantarkan lewat lagu-lagunya. Lagu yang mengantarkan menyusuri dinginnya embun pagi saat berangkat sekolah. Lagu yang menemani saya saat fucked up (what the fuck), saat ditolak cewek (all alright) dan saat-saat saya pulang malam dari warnet (out of the town, carry on). Bahkan saat saya mendengarkan lagu Sight of the sun saya langsung teringat suasana pagi di hari libur, mendengarkan itu di kamar adik saya dan melihat Ibu yang sedang menjemur pakaian. Terlihat dari jendela kamar.

Image result for nate ruess

Sampai tahun 2015, vokalis fun. Nate Ruess memutuskan untuk mulai menjadi vokalis solo, tanpa bandnya Fun. Lagu-lagunya pun masih bernuansa sama. Lagu yang penuh dengan harapan dan cerminan dari tidak pantang menyerah tanpa ada penyesalan.

Beda dengan para selebriti dan penyanyi amerika yang lain, Nate Ruess dan bandnya yang lebih suka perform di cafe-cafe kecil ini lebih memiliki kehidupan yang tertutup. Enggan mempublis kegiatan atau aktivitasnya.

Nate Ruess saat ini yang tengah sibuk dengan kehidupan privasinya sendiri. Terlihat dari dia sangat jarang sekali update di sosial medianya. Bahkan foto-foto di instagramnya pun entah kemana, diarchive mungkin.

Sosok yang sangat mencintai kekasihnya (tergolong bucin sih orangnya), orang tua dan anaknya, tercermin dari lagu-lagunya di album solo. Lagu yang berkisah.

Saking ingin tahu updatenya Nate Ruess, saya pernah stalking di semua foto di instagramnya, saya lihat semua dan berujung saya mendapatkan teman dari Terengganu, Malaysia yang menyukai fun. juga. Fatin namanya.

Di saat saya ingin menambah daftar putar lagu, saya kadang meminta rekomendasi dari dia. Selain fun, banyak lagu yang dia rekomendasi yang masuk daftar putar saya di spotify. Ternyata dia memiliki jenis genre musik yang sama dengan saya juga sense of music yang bagus. Kamu bisa melihat playlist saya di profil Afrijal Dzuhri (spotify).

Saya berharap Nate Ruess segera kembali membuat album barunya, saya (dan para penggemarnya) sangat mengharapkan kehadirannya lagi, rindu akan suara dan nuansa dalam lagu-lagu yang dibawakannya.


Sambil ditunggu pujaan hati
Minggu, 13 Oktober 2019

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s